ASIYAH SANG MAWAR GURUN FIR'AUN

0 ulasan Orders (0)
Rp 72,000 Rp 90,000 -20%
Kode Produk: PPS010885
Tersedianya: Tersedia

OverView

Ketika ada pilihan buku tentang Aisyah atau Asiyah, mana yang dipilih? Saya memilih Asiyah. Kenapa? Karena buku tentang Aisyah cukup banyak, dan saya sudah membaca beberapa. Tapi Asiyah.. sejujurnya saya belum pernah membaca buku tentangnya. Saya ha...

Product Description

Ketika ada pilihan buku tentang Aisyah atau Asiyah, mana yang dipilih? Saya memilih Asiyah. Kenapa? Karena buku tentang Aisyah cukup banyak, dan saya sudah membaca beberapa. Tapi Asiyah.. sejujurnya saya belum pernah membaca buku tentangnya. Saya hanya tahu kalau Asiyah tergolong ke dalam lima wanita mulia yang dijamin Allah masuk surga. Sosok yang lebih detil tentangnya, masih samar bagi saya. Yang saya pahami hanya sekadar permukaannya saja, bahwa Asiyah memiliki iman yang teguh dan akidah yang kuat. Novel “Asiyah-Sang Mawar Gurun Fir’aun” karya Sibel Eraslan, betul-betul membuka wawasan saya tentang Asiyah. Ada dua bagian besar dalam novel ini. Yang pertama, mengisahkan Raja Akhenaten, orang nomor satu di Mesir, yang bijaksana. Namun ia mendapat perlawanan dari dalam kerajaannya sendiri, yang menentang keyakinan Sang Raja yang menganut ajaran Nabi Yusuf, beriman kepada Tuhan yang Esa. Para penentangnya itu ingin mengembalikan keyakinan mereka pada dewa atau tuhan yang banyak. Amarna sebagai pusat pemerintahan, porak poranda akibat penyerangan itu. Pada bagian ini pembaca akan berkenalan dengan para tokoh utama. Empat anak istimewa ikut serta bersama rombongan orang-orang dari Amarna, ikut dalam perjalanan menuju Memphis. Keempatnya kemudian mendapat pendidikan di Akademi Kerajaan di bawah bimbingan Apa, abdi setia Raja Akhen. Apa yaitu seorang guru yang andal di antara para guru, tak berbahaya bagi istana, dan tak mencurigakan bagi pendeta. Keempat anak istimewa itu adalah: Yes atau Asiyah, Pare-Amon atau Ra, Karonaim atau Ka, dan Ha-Amon atau Ha. Mereka tumbuh bersama. Masing-masing memiliki kecerdasan dan keunggulan. Asiyah yang berwajah elok dan bertubuh molek, memiliki kecerdasan pikiran serta kebeningan hati. Ra yang sangat menonjol sifat kepemimpinannya, berwajah mempesona dan kemampuannya berbicara langsung menarik banyak perhatian. Sedangkan Ka, anak muda jenius yang menguasai dengan baik ilmu kimia, astronomi, musik, dan selalu sibuk dengan kegiatan-kegiatan baru dan teori-teori ilmu pengetahuan baru. Terakhir, Ha, berperawakan tinggi dan gagah seperti Ra, memahami semua ramalan seni secara detil, dan tampak sangat cocok menjadi seorang penasihat. Bagian kedua mengisahkan perjalanan hidup Ratu Asiyah, sang permaisuri Raja Ra. Empat sekawan dari masa kecil kembali bersama, namun membawa ambisi masing-masing. Bagian ini tak kalah asyik dengan bagian pertama. Di sini terkuak bagaimana isi hati Asiyah lebih dalam. Kemudian pertemuannya dengan bayi Musa, kecintaannya yang luar biasa kepada Musa, serta kekuatannya menjaga keimanan terhadap Tuhan Yang Satu. Lalu adapula Tahnem dan Sare, dua orang abdi setianya.

Menulis ulasan

Catatan: HTML tidak diterjemahkan!
    Bad           Good
Captcha